Pizza mini adalah versi kecil dari pizza tradisional yang biasanya berdiameter sekitar 10-15 cm. Meskipun ukurannya lebih kecil, tetap memiliki ciri khas pizza pada umumnya yaitu adonan roti pipih yang diberi topping beragam dan dimasak hingga keju meleleh. Perbedaan utamanya terletak pada ukuran yang lebih kecil sehingga lebih mudah disantap dalam sekali gigitan.

Salah satu keunggulan membuat adalah Anda bisa bereksperimen dengan berbagai jenis topping. Berikut beberapa ide variasi topping yang bisa dicoba:

BACA JUGA :

Wajan mini, pai mini, taco mini – tapi makanan kecil favoritku pasti pizza mini. Pizza cepat dan mudah dibuat, dan cara yang seru untuk mencoba berbagai topping. Ini pasti cocok untuk pesta musim panas – kamu bahkan bisa memanggangnya kalau tidak ingin rumahmu panas.

Pilih beberapa topping: Saya menggunakan campuran topping pizza klasik (mozzarella, tomat, pesto), dan beberapa topping yang agak tak terduga (blackberry, poblano, pepitas, dan jagung bakar). Mencampur sedikit paprika asap dengan tomat, dan sedikit balsamic dengan blackberry… aturan dasar adalah memadukan rasa yang kontras – menyeimbangkan bahan-bahan yang manis, asin, berasap, tajam, dll.

Variasi Topping Pizza Mini

1. Margherita

Topping klasik dengan saus tomat, keju mozzarella, dan daun basil segar.

2. Pepperoni

Kombinasi saus tomat, keju mozzarella, dan irisan pepperoni.

3. Vegetarian

Campuran sayuran seperti paprika, jamur, zucchini, dan bawang bombay.

4. BBQ Chicken

Saus BBQ, potongan ayam panggang, bawang bombay, dan keju.

5. Seafood

Kombinasi udang, cumi, dan kerang dengan saus tomat atau saus putih.

Jangan ragu untuk berkreasi dengan topping favorit Anda. Pastikan untuk tidak terlalu banyak menumpuk topping agar pizza tetap matang merata.