Pizza topping keju adalah jenis pizza yang menggunakan berbagai macam keju sebagai salah satu topping utamanya. Keju ini berfungsi untuk memberikan rasa gurih dan tekstur yang meleleh saat dipanggang.

BACA JUGA :  Pizza Anak Muda Yang Populer Di Indonesia 2025

Meskipun mozzarella adalah pilihan paling umum karena sifatnya yang mudah meleleh dan lembut, jenis keju lain seperti cheddar, provolone, atau parmesan juga sering digunakan sebagai campuran atau taburan tambahan.

Jenis-jenis keju untuk pizza :

Mozzarella: Keju paling populer untuk pizza karena sangat mudah meleleh dan memberikan tekstur lembut yang khas.

Cheddar: Memberikan rasa yang lebih tajam dan warna kuning keemasan yang menggugah selera. Sering dicampurkan dengan mozzarella untuk variasi rasa.

Provolone: Keju Italia yang teksturnya lebih keras. Provolone muda memiliki rasa yang lebih manis, sedangkan provolone yang sudah tua rasanya lebih tajam. Sering digunakan sebagai campuran mozzarella.

Parmesan: Keju keras yang biasanya diparut atau ditaburkan di atas pizza setelah matang untuk memberikan rasa yang lebih kuat dan gurih. Sebaiknya tidak dipanggang bersama pizza karena bisa mengering.

Gouda: Terutama varian smoked, cocok untuk pizza dengan rasa yang unik dan bisa dipadukan dengan daging asap atau ayam panggang.

Keju Lainnya: Keju seperti ricotta, gruyere, atau fontina juga bisa digunakan, baik sebagai bahan dasar saus maupun campuran topping lainnya

Cara menyajikan

  • Keju biasanya diletakkan di atas saus tomat dan topping lainnya sebelum dipanggang agar semua bahan menempel dan meleleh bersama.
  • Keju yang ditaburkan di atasnya, seperti parmesan, bisa ditambahkan setelah pizza matang untuk rasa tambahan.
  • Beberapa jenis pizza mungkin menggunakan lebih dari satu jenis keju untuk menciptakan kombinasi rasa dan tekstur yang lebih kaya, misalnya “Cheese Overload” yang sering menggunakan kombinasi mozzarella, string cheese, dan saus keju.